Jumat, 05 Juni 2015

How many guys do I love?

How many guys do I love?
= Five. Who, What, Where, When, Why.

Who I love. Dia lelaki yang kuketahui memang banyak disukai wanita-wanita seusianya. Dia bukanlah lelaki yang ku kenal dari teman-teman sepermainanku ataupun teman sepermainannya. Kami hanya pernah satu sekolah saat SMP dan sekota saat SMA. Kami dekat begitu saja tanpa ku ketahui pasti bagaimana permulaannya. Yang ku ketahui dia mampu membuat hari-hariku yang abu-abu menjadi seketika berwarna.

What I love. Dia tipikal lelaki yang aku mau. Tingginya, wajahnya, rambutnya, senyumnya, caranya berbicara, ketawanya, suaranya. Semua yang ada padanya terasa begitu sempurna dimataku. Tapi dari semua kriteria fisiknya yang membuat mataku jatuh cinta, kepribadiannya mampu membuat hatiku jatuh cinta berkali-kali tanpa harus melihatnya.

When I love. Dia adalah lelaki yang ku kenal dari tahun 2009, tapi baru diakhir tahun 2012 dia tiba-tiba hadir menarik perhatianku. Dia perlahan-lahan masuk kehidupanku dan menggeser perhatianku yang dulu hanya untuk seseorang. Tapi apadaya hanya bisa ku mengaguminya diam-diam tanpa bisa terlontarkan. Dan seketika semua berubah menjadi indah saat awal 2015 dia datang seperti musim semi sehabis musim dingin. Menghangatkan.

Where I love. Dia jauh. Kami terpisah pulau dan negara. Terbentang samudra luas dan perbedaan waktu diantara kami. Jarak itu membuatku tidak bisa selalu berada disampingnya, begitupun dia. Tapi itu sama sekali bukan masalah bagiku. Hal itu malah menjadi penyemangatku untuk belajar. Karena aku sadar saat aku ketemu dia nanti aku harus mengabarkan kesuksesan studyku. Dia membuatku merasa jarak hanyalah masalah kecil. Dia membuatku merasakannya begitu dekat walau jarak terbentang.

Why I love. Dia yang aku tunggu. Dia good listener. Dia mampu mendengar semua ceritaku mulai dari yang paling bahagia bahkan yang menyedihkan sekalipun. Dia yang mampu menghapus airmataku. Dia yang selalu mampu menorehkan senyum dibalik semua masalahku. Dia yang mampu membuatku ringan berjalan disaat terberatku. Dia problem solver. Dia tak hanya mampu mendengar tapi juga mampu memberi masukan. Dibalik usianya yang beberapa bulan dibawahku, dia mampu menjadi kakak. Dengan sifat dewasanya, dia mampu mengerti sifat kekanak-kanakanku. Tapi bukan hanya cara dia memperlakukanku, tapi cara dia memperlakukan orang lain bahkan orang yang tidak dia kenal sekalipun. Cara dia mencintai Tuhan dan keluarganya membuatku tak ragu saat dia berkata dia juga mencintaiku. Dia bagaikan rumah untukku. Dia zona nyamanku.

Dan, kelima 'dia' yang aku maksud itu adalah kamu. Seandainya kamu membaca tulisan ini. Kamu yang sekarang jauh tapi terasa begitu dekat. Kamu yang membuatku berhenti menunggu/mencari orang lain. Kamu yang setiap hari selalu ada dalam bait doaku. Kamu yang membuatku sadar bahwa jarak dan usia hanyalah sebuah angka. Bahwa masa lalu hanyalah masa lalu dan masa depan adalah kamu.

Aku belum bisa berjanji selamanya. Aku hanya bisa berjanji selalu berusaha memperjuangkanmu sampai saat nanti Tuhan berkata "berhenti".

Guangzhou, 5 Juni 2015

Minggu, 10 Mei 2015

Tanpa Kata

Sejenak ku termenung diam
Bayangan masih terpampang jelas
Saat pertama menatap kelam
Kau dan aku berpapas

Tak ada kata terungkap
Hanya diam seraya menatap
Sembunyi ku menahan perasaan
Yang memang tak dapat terucapkan

Kau masih diujung sana
Tanpa kata tanpa suara
Aku pun tak berani menyapa
Hanya terdiam tanpa terkata

Rabu, 25 Februari 2015

Mama

Tiba-tiba jadi pengen nulis tentang mama.
Mama... kalo dengar kata mama yang dalam pikiranku pertama kali adalah orang sibuk haha. Iya mama adalah wanita strong yang super sibuk.

Sejak aku masuk TK mama memutuskan untuk kerja. Awalnya sih ga sibuk masih biasa aja. Sampai saat aku SMP. SMP kelas 1 papa memutuskan untuk melanjutkan kuliah S3nya di Jogja. SMP kelas 2 Mario (kakakku) juga lanjutin kuliah di Jogja. Sejak saat itulah aku hanya tinggal berdua dengan mama dirumah. Dan sejak mario pergi keluar untuk kuliah mama makin "gila" kerja. Kerja dari pagi sampai sore baru plg. Padahal biasanya siangan mama sudah pulang. Dalam seminggu juga pasti ada saja tugas untuk keluar kota selama 2-3hari. Mama makin jarang dirumah, sekalipun ada dirumah pasti kerjaannya marah marah terus. Aku jadi tidak suka berada dirumah, saat saat itu aku merasa rumah hanya sekedar bangunan yang sama sekali tidak ada kehangatan didalamnya.

Pagi-pagi sebelum ke sekolah kadang aku harus masak makan pagi sendiri karena mama masih tidur (kecapean), pulang sekolah rumah selalu kosong,  mama biasanya hanya sempat masak nasi dan lauk, jadinya pulang sekolah aku juga harus masak sayur sendiri. Lalu makan sendirian. Selesai makan biasanya aku pergi lagi ke sekolah nyari teman buat sekedar main atau kerja kelompok. Aku lebih suka berada diluar rumah. Saat saat itu aku selalu cari cari alasan biar selalu pergi keluar rumah. Kalau mama berangkat ke luar kota aku pasti tinggal sendirian dirumah, semuanya aku kerjain sendiri.

Karena mama terlalu sibuk dan sering capek, maka sesampainya dirumah mama hanya ingin tidur. Aku sama sekali tidak ada waktu untuk bercerita tentang sekolahku ataupun sekedar curhat dengan mama. Makanya aku kadang iri sama teman-temanku yang bisa dengan gampangnya cerita segala sesuatu yang mereka rasakan pada mama mereka.

Aku tergolong orang yang tertutup dan sulit terbuka sama orang. Kenapa? Karena dulu saat aku ingin cerita sesuatu ke mama pasti mama akan menyela dan akan berkata seperti ini "besok aja ya ne, mama capek mau tidur". Selalu seperti itu. Makanya aku selalu takut untuk bercerita apapun ke orang lain karena aku takut mendapat penolakan seperti itu lagi. Aku lebih senang memendam sendirian atau aku curahkan lewat menulis karena aku tau disitu aku tidak akan mendapat penolakan.

Itulah mengapa aku kadang sangat membenci pekerjaan mama, karena karena pekerjaan mama seakan-akan menjauhkanku dari perhatian mama. Walau kadang aku sadar kalau mama tidak bekerja mungkin aku tidak akan bisa hidup berkecukupan dan sampai sekolah diluar negeri seperti ini.

Tapi sebagaimanapun mama, aku tetap, selalu dan untuk selamanya sayang sama mama. Karena tanpa dia, aku mah apa atuh haha.

Rabu, 11 Februari 2015

Dear future husband

Dear future husband...

Hai kamu yang sekarang mungkin masih jadi pacarnya orang lain, atau mungkin sekarang kamu juga lagi jomblo kayak aku. Mungkin kamu adalah mantan aku, mungkin kamu mantannya teman aku, atau mungkin kamu mantannya kakaknya temanku atau mantannya mantannya kakak aku. Mungkin kamu adalah teman satu TKku atau teman satu SDku atau teman satu SMPku tapi aku harap kamu bukan teman satu SMAku (karena SMAku cewek semua) atau mungkin kamu adalah orang yang akan aku temui saat aku kuliah.
Yaaah aku ga peduli siapa pun kamu. Aku harap kita menikah karena benar benar saling mencintai bukan karena dijodohkan *loh*
Aku ga minta kamu kaya dulu kok sebelum nikahi aku, yang penting kamu udah punya kerjaan supaya orangtua aku ga khawatir lepasin aku buat kamu.
Aku harap kamu adalah pekerja keras yang tetap sayang keluarga. Oh iya aku pengen banget bisa tetap bekerja setelah menikah, jadi aku harap kamu bisa membebaskanku untuk bekerja ya. Paling tidak kalau aku bekerja aku juga bisa membantu ekonomi keluarga kita. Tapi kamu tenang aja karena aku tetap akan jadi istri yang baik buat kamu dan ibu yang baik buat anak anak kita.
Anak kita 2 aja ya biar ga terlalu repot urusnya HAHAHA.
Tegur aku kalau aku salah dalam bertindak. Let me be your home. Kamu bisa share apapun sama aku dan aku bisa jadi pendengar yang baik dan penasihat jika kamu perlukan.
Mungkin aku bukan tipe orang yang terbuka dengan orang lain tapi tenang aja karena sama kamu aku akan cerita apapun.
Aku akan bangun pagi pagi untuk siapin kamu sarapan, dan segala persiapanmu untuk ke kantor. Aku akan bangunin kamu tepat waktu dan aku pastikan kamu ga akan pernah terlambat datang ke kantor. Mungkin sekarang aku belum terlalu bisa masak tapi tenang saja karena aku pasti akan berusaha belajar masak demi kamu dan anak anak kita. Aku akan masakkin makanan yang sehat setiap harinya agar kita menjadi keluarga sehat *loh*
Aku harap kamu tetap izinin aku untuk merawat dan memperhatikan kedua orangtuaku meskipun kita telah menikah ya, tapi tenang aja karena mereka tetap tidak akan mencampuri urusan keluarga kita.
Kamu HARUS jadi suami yg setia. Sampai aku tau kamu selingkuh kamu ga akan selamat lagi *mampus*.
Jadilah pemimpin rumah tangga yang baik yang juga takut akan Tuhan ya. Semoga kamu bisa jadi temanku untuk sama sama pergi ke gereja.
Terakhir, sewaktu aku berjanji didepan Pastor, didepan salib Yesus, di dalam gereja, percayalah bahwa saat itu I'm trully be yours. Dan aku siap membahagiakanmu baik jasmani maupun rohani *eakkk*
Oke see you my future husband :)

HAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHA! Terimakasih sudah berkenan membaca postingan absurdku ini. Ini adalah challengeku bareng Heppy Chintya Padaga (hppychintya.blogspot.com). Inilah hasil kekurang kerjaan kami para blogger cupu. Kalau setelah membaca ini kalian ingin muntah, silahkan. Haha 谢谢。

Senin, 09 Februari 2015

Guangzhou, before I meet you

Hai hai
Akhirnya aku punya waktu untuk nulis lagi di blog ini cerita tentang kehidupan baruku di negara baruku ini jeng jeng jeng China.

Awalnya ga pernah kepikiran ataupun bermimpi ataupun berkeinginan untuk lanjut sekolah di China. Ga pernah sama sekali. Makanya aku aja kadang masih bingung masih ga percaya sekarang aku sudah tinggal di negara orang ini.

Kali ini aku mau cerita soal awal mula kenapa aku sampai bisa terdampar di negara ini hehehe

Jadi adeknya mamaku itu sejak 4 tahun lalu sudah pindah ke kota Guangzhou, China karena pindah tugas. So, waktu kelas 3 SMA semester 1 papa tiba-tiba tawarin aku gimana kalau kuliah di China aja nanti tinggalnya di tempat Ieku (panggilan untuk adeknya mamaku) itu. Aku awalnya rada ragu, lalu aku bilang ke papa aku mau kuliah disana tapi aku maunya ambil jurusan komunikasi tapi dalam bahasa inggris tidak mau dalam bahasa mandarin. Karena aku ga mau telat kuliah setahun atau dua tahun untuk belajar bahasa mandarin. Papaku akhirnya tanya-tanya info ke Ieku dan ternyata kebanyakan program S1 di China semuanya pake bahasa mandarin. Aku ga maulah. Lalu aku disuruh tes kedokteran di macam-macam universitas dan hasilnya aku ga diterima haha aku kebanyakan diterima di jurusan komunikasi dan HI. Tapi semuanya pada akhirnya aku tolak karena mama tidak setuju. Diujung masa kelas 12ku aku belum juga dapat universitas untuk pegangan, eh tau tau aku keterima lagi di komunikasi Atma Jogja. Aku sebenarnya udah mau bayar tapi aku jadi galau karna disisi lain mama tidak setuju aku ambil komunikasi, akhirnya aku konsultasi sama kakakku. Dan kakakku bilang, lebih baik aku ke China ambil jurusan yang aku mau di China, dengan bahasa pengantar mandarin pun gapapa. Toh belajar bahasa mandarin ga ada ruginya. Dan akupun melepas kesempatan terakhirku itu dan mulai persiapin diri mantapin ke China untuk belajar bahasa.

Akhirnya aku mulai daftar ke tempat aku mau belajar bahasa itu lewat online. Repot banget fix demi apah! Pertama aku harus daftar dulu jadi anggota habis itu log in baru bisa daftar isi identitas gitu terus scan pasport dan ijazah terakhir, terus applicationnya itu dikirim kesana kalau udah pas menurut mereka, mereka bakal kirim e-mail agreement gitu dan selanjutnya applicationnya itu diprint dan dikirim ulang via e-mail beserta persyaratan lainnya ke mereka. Setelah itu baru mereka akan tentukan apakah kita diterima atau tidak, dan kalau sudah diterima mereka akan kirimkan application visa student.
2 bulan lewat dan belum ada berita apa aku diterima atau tidak. Aku udah berpikir bahwa kemungkinan besar aku tidak diterima dan sudah siap untuk nganggur selama setahun. Sedih banget. Tapi aku harus katakan disini bahwa Tuhan Yesus sungguh amat terlalu baik! Aku terus berdoa minta pada Tuhan untuk usaha studyku ke China ini, dan aku benar-benar percaya pada kekuatan doa novena 3 kali Salam Maria karena tepat setelah 9 hari berturut-turut aku memohon untuk kejelasan studyku ini, aku dapat berita bahwa aku telah diterima dan application visa studentku sudah dikirim. Tapi selama 2 minggu menunggu applicationku itu tidak sampai-sampai juga ditanganku. Akhirnya Ieku nyuruh aku untuk langsung saja berangkat ke Guangzhou dengan visa wisata nanti setelah sampai disana baru ngurus visa student. Yang penting aku sudah diterima disana.

Dan Puji Tuhan sekarang aku sudah hampir setengah tahun tinggal di Guangzhou, belajar bahasa mandarin. Kesempatan yang aku dapatkan sekarang adalah sungguh karena kebaikan Tuhan dan aku sungguh bersyukur karena itu. Walaupun tinggal dan sekolah disini not as happy and not as easy as people think. But I enjoy it :)

Sabtu, 07 Februari 2015

2014

Tak terasa sudah 365 hari terlewati. Begitu banyak cerita yang terjadi selama setahun ini. Kali ini aku ingin menyempatkan menulis kembali apa saja hal-hal yang terjadi selama setahun ini, mulai dari Januari sampai Desember.

1. Januari
The first month of the year. Awal tahun dimulai dengan cerita sedih haha. Putus. Setelah berjuang 4 tahun, akhirnya aku harus kembali belajar mengikhlaskan dia yang tidak ditakdirkan untukku *yaelah kata-katanya*. Cinta pertamaku berakhir di Januari. Hahaha.

2. Februari
The second month of the year. Jadian sama cowok dari salah satu sekolah homogen yang umurnya 1,5 tahun dibawahku hehe. Entahlah antara cowok ini terlalu baik atau aku yang terlalu cepat jatuh cinta atau... ya intinya aku cuma butuh 1bulan lebih sedikit untuk memulai lagi hubungan dengan orang lain setelah 4 tahun berjuang untuk cinta pertamaku. Oh iya, dibulan ini juga pertama kali ngerasain "The Ash Valentine". Tepat tanggal 14 Februari, Gunung Api Kelud meletus dan debu material dari gunung utu terbawa angin sampai ke Jogja, dan terjadilah hujan abu selama 1 hari full. Betapa sedihnya tidak bisa pergu keluar untuk merayakan valentine dan setiap hari harus pake masker kemana-mana. Tetapi, bahagianya adalah sekolah diliburkan selama beberapa hari, dan ujian Try Out diundur. Dibulan ini juga dimulainya ujian praktek untuk nilai kelulusan. Dan sialnya apa? Aku tidak tuntas untuk 3 mata pelajaran IPA, fisika, kimia, biologi semua tidak tuntas. Rasanya mau nangis padahal aku sudah belajar dan berusaha, tapi akhirnya aku harus ikut remidi untuk ketiga mata pelajaran itu. Untungnya setelah remidi aku bisa lulus.

3. Maret
The third month of the year. Tidak ada peristiwa khusus yang terlalu berkesan, hanya saja dibulan ini aku mengikuti Ujian Akhir Sekolah untuk kelulusan. Kembali stres dengan harus mengerjakan sekian belas mata pelajaran yang diujikan. Urgh~

4. April
The fourth month of the year. Mengikuti UJIAN NASIONAL. Tiga hari berkutat demgan soal-soal dari 6 mata pelajaran yang tingkat kesulitannya patut diacungi jempol. Dan aku bersyukur bahwa saat-saat yang paling mengerikan dalam hidupku itu telah berakhir dan tidak akan terulang lagi.

5. Mei
The fifth month of the year. Setelah tiga tahun mengenyam bangku SMA dan setelah melewati ujian-ujian yang bagai neraka, akhirnya dibulan ini aku dinyatakan lulus dari bangku sekolah menengah atas yeeee. Dibulan ini juga untuk pertama kalinya mama dan kakak datang melihat sekolahku sekaligus melihatku diwisuda. Ada suatu kebanggaan pribadi pada akhirnya bisa merasakan naik keatas panggung dan dikalungkan sampir setelah 2 tahun hanya bisa melihat kakak kelas mengalami hal tersebut.

6. Juni
The sixth month of the year. Awal bulan ini aku untuk pertama kalinya pergi nonton konser artis terkenal. Raisa. Sebenarnya tidak terlalu ngefans sama Raisa dan juga ga terlalu tau sama lagu-lagunya, cuma iseng aja ikut-ikutan teman dan pengen ketemu pacar yang kebetulan sekolahnya jadi panitia yang ngebuat acara itu. Eh, akhir bulan malah putus deh. Entah kenapa, alasannya agak sulit aku terima waktu itu.

7. Juli
The seventh month of the year. Agak lebay emang, tapi bulan ini hidup aku penuh dengan kegalauan. Ya, karena peristiwa di akhir bulan Juni itu membuat hari-hariku dibulan ini agak kelabu *eakk. Tiap hari kerjaanku hanya menulis kata-kata galau disosmed atau diblog. Sungguh bulan yang menyedihkan.

8. Agustus
The eighth month of the year. Setelah berdoa berbulan-bulan, akhirnya dibulan ini aku memutuskan untuk melanjutkan kuliah di Guangzhou, China. Dibulan ini juga mulai pelan-pelan sadar untuk belajar mengikhlaskan sesuatu atau seseorang yang tidak ditakdirkan untukku.

9. September
The 9th month of the year. Welcome to my month! In this month I'm finally 18th years old. I don't have any special moment in my birthday. Dibulan ini juga aku akhirnya berangkat ke Guangzhou, China untuk memulai lagi pengalaman baru tinggal, hidup, dan bersekolah di negeri orang. Akhirnya untuk pertama kalinya aku berangkat ke luar negeri bukan hanya untuk liburan tapi juga untuk sekolah. So gratefull!

10. Oktober
The 10th month of the year. Dibulan ini masih dipenuhi dengan segala upaya untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan baru, budaya baru, orang-orang baru, sekolah baru, terutama bahasa baru yang sama sekali tidak aku mengerti. Paling menyedihkan adalah saat mengantar mama dan papa ke bandara untuk kembali pulang Indonesia. Seperti kembali terulang saat pertama kali berangkat ke Jogja untuk SMA. Menangis juga aku akhirnya setelah aku coba untuk menahan airmata jangan sampai tumpah didepan mama. Karena kalau lihat aku menangis begitu mama juga pasti menangis, dan aku paling tidak bisa melihat mama menangis, karena aku hampir tidak pernah lihat mama menangis, jadi sekalinya lihat gitu pasti rasanya menyahat hati banget *eakkk.

11. November
The 11th month of the year. Bulan ini menurutku adalah masa yang terberat. Aku seperti merasa benar-benar sendirian meskipun banyak orang disekitaranku. Seperti tidak punya tempat mengadu selain kepada Tuhan. Tiap kali berdoa bawaannya selalu nangis. Pokoknya aku rasa bulan ini adalah masanya aku sangat stres hidup ditempat ini.

12. Desember
The 12th month of the year. Untuk pertama kalinya merayakan natal tanpa orangtua, dan tanpa ke gereja, dan tanpa gegap gempita natal seperti di Jayapura. Hal itu semakin buat aku homesick.

Aku tidak tau harus menyebut seperti apa tahun ini, tapi aku rasa 2014 not as happy as 2013. I have too much in this year. But still thank you 2014, for the memories, eventhough it's happy or sad.

Senin, 08 September 2014

100 Random Facts About Me


Lagi iseng nih, aku mau buat 100 random facts about me! Silahkan dibaca jika berkenan jika tidak berkenan silahkan keluar dari blog saya! Eh nggak deng bercanda kok :3 Mungkin dengan membaca ini kalian, ya kalian, para fans saya yang sedang membaca ini (kepedean) hehe, lebih know me so well lah.

1. Paling bingung kalau ditanya kamu asli mana? Gini ya jadi, papaku orang Jogja asli (tapi kata orang muka papa arab) dan mamaku orang Cina-Bugis. Bugisnya darimana? Jadi, mama dari mamaku punya mama orang bugis (bingung gak? Haha) simpelnya oma buyutku orang bugis. Jadi nurun kemama bugisnya cuma seperempat. Turun ke aku jadinya seperdelapan. Jadi aku orang Jogja-Cina-Bugis.
2. Lahir di Jakarta, TK-SD-SMP di Jayapura, SMA di Jogja, berencana akan kuliah ke Cina.
3. Riwayat sekolah? TK Cendrawati Jayapura, SD Gembala Baik Jayapura, SMP St. Paulus Jayapura, SMA Stella Duce 2 Yogyakarta.
4. Lahir Selasa Pon, di Rumah Sakit Ciptomangunkusumo, Operasi Caesar (aku bukan anak normal :( hmm maksudnya lahirannya)
5. Zodiak Virgo, Shio Tikus (ramalan yuk)
6. I am still 17 right now, going 18 y.o. 2 days more (kasih kado ya ya ya)
7. Punya banyak hobi sebenarnya tapi ternyata yang paling the most adalah tidur. Hobi lain selain tidur, nulis sama baca (kadang-kadang)
8. Waktu kecil pernah ditipu papa katanya Shah Rukh Khan itu adeknya papa, walau sekarang udah tau kalau itu akal-akalan papa aja tapi tetap aja kadang masih mikir Shah Rukh Khan itu beneran omku ._.
9. Cepat lapar, dikit dikit lapar, dikit dikit lapar, tapi kalo makan cuma sedikit.
10.  Seorang Alektorophobia (phobia ayam hidup) kalau mau tau kisahnya kenapa bisa sampe phobia, bisa dilihat di post-an blogku tanggal 12 Juli 2014
11. Alergi debu. Kalau udah ada debu dikit aja pasti jadi meler bersin-bersin sampai hidung luka :(
12. Paling suka genre film romantis yang mewek-mewek (tapi bukan sinetron) pokoknya yang drama gitu sama komedi. Tidak suka action.
13. Kalo soal lagu, paling suka kalo lagu Indonesia yang galau-galau, kalo lagu barat yang hacep (haha gak deng) pokoknya yang ceria gitu, suka lagu mandarin juga sih yang melow melow gitu.
14. Barang kesukaan, anything about monkey! Tapi bukan monyet beneran, kalau itu aku takut :(
15. Warna kesukaan pink (aku kan cewek benget) sama merah juga suka kok.
16. Bunga kesukaan daisy pink! (sejauh ini belum pernah dikasih daisy pink, pernahnya kuning sama ungu *kode*)
17. Punya kesebelasan monyet (boneka), namanya disesuaikan dengan nama orang yang ngasih boneka itu tapi tetap ada unsur odothnya. Ada odoth, odotho, odothe, odothna, odothla, odothra, odothbi, odothca, odothfa, odothka, dan odothma
18. Punya satu kakak cowok super cuek, tapi akhir-akhir ini mulai soswit (mungkin karena dia mulai menyadari betapa cantik adeknya ini), kalo manggil dia gapernah ada unsur kak, cuma manggil nama, paling tidak bisa di ajak curhat atau konsultasi karena pasti dibawa bercanda, kalau ngomong sama dia bawaannya selalu ketawa, suka malakin minta uang, paling boros atm selalu kosong buat beli makanan, tapi kalo lagi kaya pasti sombong belagaknya bilang mau beliin aku apapun ujungnya malah tidak jadi, selalu gamau diajak foto bareng, kalo ngomong sama dia bawaannya selalu teriak-teriak huft
19.  Paling ngerasa diromantisin kalau dikasih bunga. Udah itu aja.
20.  Punya cita-cita tidak jelas, sampe sekarangpun masih bingung mau masuk jurusan apa pas kuliah.
21.  Pernah masuk penjara selama 3 tahun (read: asrama)
22.  Waktu SD kelas 1 tiap hari ke sekolah selalu nangis kalau tidak lihat papa nongol di jendela kelas, selalu nyari alasan buat izin pulang kerumah duluan.
23.  Waktu SD pernah dapat piala menang lomba baca puisi, itu piala pertama dan (aku harap bukan yang) terakhir.
24.  Waktu SMP sering disuruh ikut OSN fisika/IPA dan pernah sekali menang olimpiade IPA tingkat SMP Swasta Katolik se-Jayapura tapi pas SMA bisa masuk IPA juga dengan nilai pas-pasan, selama di IPA selalu remedi mapel IPA dan selalu merasakan ‘ingin mati saja’ dan pada akhirnya lulus SMA dengan nilai UN IPA yang.... ah sudahlah lulus saja sudah syukur.
25. Waktu kecil paling dekat sama papa. IYALAH, secara dari bayi yang mandiin papa, yang cebokin papa, setiap habis pup selalu manggilnya “paa sudahh” trus papa lari kekamar mandi cebokin, kalau tengah malam mimpi buruk kebangun gitu pasti yang dipanggil papa sambil nangis-nangis, kalau sakit selalu digendong papa keliling halaman rumah sambil disuapin makan, kalau papa keluar kota pasti aku sakit, pokoknya dulu manja banget sama papa. Mikirnya juga dulu dilahirin sama papa bukan sama mama nah loh -_-
26. Sekarang dekatnya sama mama, cerita apa-apa selalu ke mama, minta uang ke mama, kemana-mana lebih nyaman sama mama, paling sering gosipin orang lain, nyalon, karena jarang ketemu jadi kalo udah ketemu mama pasti digunakan sebaik-baiknya buat menghabiskan gaji mama.
27. Belum pernah (dan jangan sampai) sakit sampai masuk rumah sakit trus diinfus gitu. Tidak pernah kebayang betapa menderitanya kalau sampai itu terjadi.
28.  Paling takut disuntik, waktu kecil kalau mau disuntik sampe harus meraung-raung nangis gaje gitu, kalo sekarang sih masih takut tapi ga sampe nangis (malu cyin).
29.  Pemalu sih tapi senang banget buat tampil atau ngomong di depan umum nah loh.
30.  Kalau baru pertama kenal, untuk buka mulut aja aku malas, pendiam banget pokoknya, you will know who I am when we close. Betapa cerewetnya diriku ini yaoloh.
31.  Kalau kata teman-teman sih aku dewasa eaakk tapi menurutku aku masih sangat amat terlalu childish dan aku tidak pernah merasa dewasa walaupun umur sudah tua.
32. Suka baca komik dari kecil karena ngeliat kakakku baca doraemon trus jadi ikutan suka. Komik kesukaan, Hai Miiko! Aku punya semua jilidnya mulai dari judulnya namaku Miiko sampai jadi Hai Miiko.
33. Selalu mikir sebab akibat kalau melakukan/membeli sesuatu. Misalnya kalau mau beli sepatu, milih warna aja bisa seabad, kalau warna ini nanti bisa cocok ke semua baju nggak ya, terus kalau lagi nyobain pasti nanya cocok gak, keliatan gede nggak, trus kalau dibilang bagus kok cocok, mikirnya jadi ah masa sih, huft. Atau kalau beli tongsis, mikirnya ihh kece nih bisa buat selfie rame-rame tapi nanti kalau udah ga ngetrend gimana, ahh kan masih bisa minta difotoin kalo rame-rame ga perlu pake tongsis, ahh nanti pinjam aja si A kan punya blablabla. Intinya banyak mikir deh.
34. Anti sama barang-barang mahal dan branded. Kalo kata kakakku aku doyannya yang KW super. Prinsipku sih mending beli barang especially baju dan sepatu yang murah aja yang penting nyaman dan kelihatan bagus masalah nanti awet atau nggak masalah belakang, karena kalau baju/sepatu itu udah gak muat atau aku udah bosan sama barang itu aku bisa beli lagi tanpa merasa rugi karena aku belinya murah. Gitu.
35.  Paling malas mandi. Kalau libur mandi sekali aja, hemat air.
36. Pernah pelihara anjing waktu kecil gitu namanya Genaro, pintar banget anjingnya, kalau aku sendirian dirumah dan kakakku ninggalin aku karena pergi main, pasti dia yang jagain aku sampai mama pulang kerja, kalau dia lihat mama udah pulang dia langsung pergi cari kakakku yang lagi main, jadi gantian gitu jagainnya. Tapi akhirnya Genaro mati dibunuh orang, kakakku sedih banget tiap malam selalu kebangun nangis manggil-manggil Genaro. Akhirnya itu jadi pertama dan terakhir kalinya keluarga kami pelihara anjing.
37.  Pertama kali pacaran pas kelas 6 SD hahaha (cuma cinta monyet kok)
38. Sudah pernah pacaran hmmm berapa kali ya... yasudahlah itu hanya bagian dari masa lalu tak perlu dikenang.
39. Selama sekian kali pacaran hal yang pernah dilakukan bareng pacar paling mentok cuma pegangan tangan itu juga awalnya ihh apasih apasih. Paling anti ditouch gitu sama lawan jenis. Punya prinsip kalau pacaran itu, buat saling kenal kepribadian cowok yang mana yang cocok/tidak cocok sama kita, terus belajar mengerti & memahami satu sama lain, ya intinya kayak belajar mencari yang benar-benar pas untuk dijadikan jodoh eaak bukannya megang-megang gitu, kalo udah kayak gitu mending nunggu pas udah halal deh ya.
40. Cinta pertama bukanlah pacar pertama eaakk. Ngerasain benar-benar sayang sama orang sampai bertahun-tahun itu pas SMP sama kakak kelasku. Kalau kepo, bisa dibaca post-an blogku yang jadul ada kok ceritanya soal my first love ini.
41. Kalau kata teman-teman aku galauers. Dan aku akuin itu haha sering banget galau for random things. Makanya jangan kaget kalau blogku isinya galau semua.
42. Waktu SMA pernah buat karya ilmiah judulnya Budaya Galau dalam Kehidupan Remaja Zaman Sekarang. Dan kalau diingat itu sedikit memalukan haha aku cuma mencari judul yang tidak mainstream dan kalau orang lihat itu tertarik buat dibaca haha.
43.  Jomblo? Iya! Aku jomblo, eh nggak aku single. Eh sama aja sih, katanya sih kalau orang jomblo yang minta disebut single itu umpama satpam yang maunya dipanggil security. Intinya sama aja!
44.  Paling susah move-on. Tidak usah ketawain aku gitu, kenyataannya emang aku seperti itu.
45. Waktu SMP sering dibully sama teman-teman cowok, sepatuku diambil trus diikat dipohon karena mereka tau aku pendek jadi tidak bisa ambil :( kalau udah kayak gitu pasti ujungnya nangis. Trus mereka minta maaf sama aku, trus besoknya ngulangin lagi, repeat. SMP aku cengeng banget deh pokoknya.
46. Waktu SMA tetap saja dibully sama teman-teman cewekku (berhubung aku sekolah di sekolah cewek semua). Katanya karena aku kecil jadi enak dibully :’( tapi pembuliannya masih dalam konteks bercanda semua kok.
47.  Sering kangen dibully teman-teman. Aneh ya kedengarannya haha. Aku malah ngerasa senang, ya nggak senang juga sih paling tidak aku tau aku dianggap ada sama teman-temanku. Aku sadar kok mereka hanya dalam konteks bercanda saja.
48.  Pernah jadi anggota orkestra gitu deh haha
49.  Pernah dicalonin jadi ketos gitu waktu SMP tapi ga kepilih. Soalnya pas pemungutan suara banyak adek kelas yang nanya, kak Gio itu yang mana ya? Huft aku kurang eksis berarti haha.
50. Dari TK-SMA tidak pernah terlambat datang ke sekolah. Murid teladan banget kan aku? Eh pernah deng sekali waktu SD itu juga karena ada demo besar-besaran di dekat rumahku jadi ditoleransi gitu.
51. Dari kecil udah mandiri (kata mama) soalnya keseringan ditinggal mama papa kerja jadi apa-apa lakuin sendiri, sampai sekarang bawaannya pengen tinggal sendiri mulu.
52. Waktu SMA tiap kali ada pengambilan nilai drama, lomba drama kelas, pentas drama di asrama sampai pagelaran selalu ditugaskan jadi narator. Katanya caraku membacakan narasi bagus, ahh bisa aja :$
53. Termasuk golongan aktif membuka sosmed, walau jarang update. Nih sosmedku di follow/add eahh,
Path/Facebook: Giovanna Christabel
Twitter/Instagram/Ask.fm/Snapchat: giochristabel
54. Tidak bisa pake high heels. Mungkin lebih tepatnya aku tidak bisa jalan menggunakan high heels. Bawaannya mau jatuh mulu.
55. Paling tidak bisa tahan kalau udah lihat sepatu entah model sneakers atau flatshoes yang bertali gitu. Rasanya pengen beli semuanya.
56.  Kalau duduk pasti ngangkang tidak peduli pake rok atau celana.
57.  Lebih suka nongkrong makan-makan gitu dibandingkan belanja. Kalau belanja capek soalnya.
58. Mageran orangnya. Kalau sekalinya malas yaudah cuma dikasur main mati-matian gitu (maksudnya bukan mati beneran tapi tiduran satu gaya pasang headset main hape)
59.  Makanan yang tidak pernah ngebosenin menurutku itu nasi goreng.
60.  Takut sama ayam hidup tapi paling suka makan ayam.
61.  Air putih dingin adalah minuman terenak sepanjang masa.
62. Kalau didepan cowok pasti malu buat nyanyi, kalau nyanyi pasti pelan-pelan. Tapi kalau sama teman cewek sering banget nyanyi besar-besar depan telinga mereka.
63. Tidak suka olahraga tapi suka cowok yang suka olahraga *eaaak.
64. Selalu adore sama orang yang bisa main saxophone & biola. Dan pengen banget bisa main saxo.
65. Ngefans sama lagu-lagunya Bruno Mars, easy listening soalnya, trus kalo sekalinya galau tuh galau banget nyesss sampai kadang baper gitu.
66.  Penulis dan komedian favorit, Raditya Dika, dia inspire banget eakkk.
67.  Kalau baca tulisan bahasa inggris ngerti, tapi kalau speaking dan writing belepotan.
68.  Kalau bosan sering nyanyi sendiri terus direkam, terus didengerin, habis itu langsung dihapus.
69.  Kalau sekali ilfeel sama orang, yaudah bye ajalah dia.
70. Benci banget sama orang yang terlalu kepo sama aku dan keponya sampai maksa-maksa gitu ke aku buat kasih tau. Hey every person have their own privacy!
71.  Terkadang moody, kalau lagi nggak mood paling malas diajak ngomong.
72.  Selalu pengen sesuatu yang lagi trend tapi akhirnya ga pernah dibeli karena sayang duit.
73.  Kalau punya masalah sukanya mendam sendiri, susah buat cerita ke orang.
74. Tidak tau make-up dan tidak suka make-up, kecuali ada acara yang memang mewajibkan demikian, maka terpaksa.
75.  Ga bisa make softlens, paling takut.
76.  Mata kiri-kanan minus dan cylinder tapi paling tidak suka pake kacamata.
77. Ngefans banget sama Kaka, ngefans dari jaman dia masih di AC Milan, sampe dia di Real Madrid sampe sekarang gatau lagi dia dimana masih tetap ngefans mampus.
78. Waktu SMA punya banyak nama panggilan, kayak io, ioo, cil, mungil, pembantu, freak, hantu gentayangan dan banyak lagi panggilan aneh lainnya yang kedengarannya sangat menyedihkan.
79. Waktu masih kecil dan masih tinggal dirumah lama, tetangga manggilnya cici soalnya mukaku waktu kecil cino banget. Sampe sekarang juga kalau ketemu masih manggil cici padahal kan mukaku sekarang udah bule *eh.
80. Waktu pindah kerumah baru, tetangga samping rumah manggilnya cantik *eaak (ini seriusan ga boong) sampai sekarang kalau pulang ke Jayapura trus lewat depan rumahnya masih sering negur halo cantik *asekk.
81.  Kalo sama mama, selalu dipanggil Neno. Entahlah itu nama muncul dari mana.
82.  Kalo sama papa, biasanya dipanggil Gigi. Terus bentar lagi berubah jadi Gusi, Behel lalu.... hehe nggak deng.
83.  Tapi dari zaman baru lahir sampai udah setua ini nama panggilan asli tetap saja Gio, tidak berubah.
84.  Dulu pernah ngoleksi penghapus yang berbentuk lucu-lucu gitu.
85.  Waktu SMP sering nulis-nulis cerpen gitu terus dikirim ke majalah tapi tidak pernah diterbitin haha.
86.  Pernah punya obsesi jadi penulis *eaak.
87. Belajar misuh waktu SMA, gara-gara sekolah cewek semua jadi enak aja gitu keluar segala macam kata-kata kotor tanpa merasa berdosa.
88.  Pernah ikutan les inggris yang ada level-levelnya gitu, dikelas paling kecil sendiri yang lain udah SMP aku masih SD, trus bosan tapi tidak dibolehin keluar sama ortu. Akhirnya pas ujian kenaikan level dibodoh-bodohin biar ga naik level trus keluar deh haha. Sekarang nyesal karena bahasa inggrisku jelek banget.
89. Pertama kali dapat HP waktu kelas 6 SD setelah merengek minta ke ortu dengan janji nanti beli pulsanya sendiri. Ujungnya kalau beli pulsa minta uang di ortu juga.
90. Waktu kelas 5 SD pertama kali dapat surat cinta dari cowok. Tapi aku ilfeel sama cowok itu jadi suratnya kubakar. Setiap kali aku ultah atau valentine gitu pasti aku dikasih coklat sama dia, tapi coklatnya aku kasih ketemanku. Jahat banget aku, maaf ya.
91. Valentine paling aneh waktu kelas 2 SMP malah dapat voucher pulsa 50ribu sama gantungan kunci dari cowok haha.
92. Waktu kelas 3 SMA pernah dibilang cantik tapi gila sama guru matematika gara-gara dia ngeliat aku lagi nge-freak sama teman-temanku.
93. Kalau udah sama teman-teman SMA pasti bisa jadi freak banget. Maklum sekolah cewek semua jadi tidak tau malu.
94. Waktu SMA pernah ke sekolah tidak mandi dan tidak sisiran. Cuma cuci muka. Iyuh banget.
95. Ulang tahun paling berkesan waktu SMA kelas 1 dikerjain dan disurprise-in sama anak-anak unit di asrama. Pertama kali pas ulangtahun nangis karena terharu.
96. Pertama kali ngerayain ultah pas umur 3 tahun dan terakhir kali pas umur 5 tahun.
97. Waktu pertama kali ‘dapet’ orang pertama yang aku kasih tau papa. Kalau anak lain pasti mama deh tapi berhubung waktu itu mama lagi jauh, yang dekat cuma papa jadi papa deh yang dikasih tau duluan, trus tidak berani bilang mama, akhirnya papa yang kasih tau mama.
98. Kalau ditanya orang pengen nikah umur berapa pasti bingung deh, soalnya pengen banget sekolah sampai setinggi-tingginya sampai S4 deh kalo bisa hehe ga deng, pengennya selesai sekolah dulu baru nikah bukan nikah dulu baru lanjutin sekolah. Maunya pas nikah itu udah kerja minimal 2-3 tahun. Jadi sudah punya tabungan.
99. Suka banget sama bayi atau anak kecil, makanya sering banget minta adek ke mama (dulu) sampe sering mimpi mama hamil lagilah haha.
100. Tadaa udah seratus aja nih, fakta yang terakhir adalah 2 hari lagi aku ulangtahun loh. Iya aku ultah tanggal 10 September. Jangan lupa kadonya yaaaaaaaaaaaaaaa kiss kiss xoxoxo.

Terima kasih telah berkenan membaca 100 random facts about me! Haha penting ga sih? Ya emang ga penting kan cuma iseng jadi maafkanlah kekurang kerjaanku kali ini. Semoga kalian tidak ilfeel ya sama aku setelah baca 100 faktaku ini. Byee :*